Headlines News :
Home » , » Mengapa Islam Identik Dengan Kekerasan?

Mengapa Islam Identik Dengan Kekerasan?

Written By Islam Dalam Fakta on Senin, 07 Januari 2013 | 22.11

Beberapa saat yang lalu salah seorang teman dekat saya yang berbeda agama pernah menanyakan hal tersebut. Mengapa Islam selalu dekat dengan kekerasan? Apakah memang muslim tidak bisa menerima kenyataan pluralisme? Apakah memang muslim tidak bisa hidup bersama dengan umat agama lain?

Saya sempat tersinggung dengan pertanyaan beliau dan ingin rasanya membalas dengan membabi buta dan mempertahankan Islam. Tapi saya cuma terdiam, dan pamit pulang.

Tapi ada betulnya celetukan beliau, Timur Tengah kacau bahkan di beberapa negara Islam sendiri. Mungkin kalau kita bahas Timur Tengah terlalu kompleks karena peninggalan cerita sejarah dan campur tangan pihak barat yang mempunyai kepentingan disana, membuat seakan-akan semua mbulet.

Di Afrika, beberapa negara Muslim juga bergejolak, seperti Somalia dimana gerakan pemberontak Muslim juga ikut andil membuat keadaan kacau disana.

Lalu kita ke Asia, di Indonesia dengan mayoritas muslim yang dulunya adem ayem dan dikenal sebagai negara yang tingkat toleransinya cukup baik, ternyata belakangan ini mulai makin semrawut juga. Pembakaran gereja dan konflik SARA cukup bikin kuping panas di beberapa daerah di Indonesia, ditambah lagi dengan adanya FPI dan gerakan Islam keras lainnya (baca list kekerasannya disini dan disini, astagfirullah!

Lalu ke Filipina yang mayoritas Nasrani, ada gerakan separatis muslim Moro yang sedang bergejolak. Di Indiagerakan muslim juga bermasalah dengan Hindu disana. Di Pakistan, gak usah dibahas lagi, mbulet! Di negara tetangga kitaMalaysia yang mayoritas muslim, dikenal sebagai negara yang represif terhadap penganut agama lain, bahkan terhadap ras lain selain melayu. Dan baru-baru ini yang lagi panas adalah gerakan separatis muslim di Thailand Selatan.

Ke benua Eropa, pernah terjadi konflik muslim Serbia-Herzegovina yang juga karena masalah agama. Eropa saat ini sedang dilanda Islam phobia, penolakan terhadap Islam banyak dilakukan oleh beberapa kelompok disana. Turki sebagai satu-satunya negara Islam di Eropa juga tidak luput dari kekerasan, Malam sebelum saya menulis tulisan ini terjadi pemboman di Hotel JW MArriot di Islamadab PakistanApakah memang muslim tidak pernah bisa menerima agama lain (kafir) di sekitar mereka??

Kita sebagai muslim bisa saja menyanggah atau memutar balikkan fakta-fakta di atas dengan membahas kasus per kasus dan berdalih bahwa kaum muslim selalu ditindasKita selalu menyalahkan pihak barat sebagai simbol kekristenan yang menjadi alasan kita untuk menjadi anarkis dan membabi buta.  Padahal kita tahu sendiri dan cenderung menutup mata bahwa Amerika dan Eropa itu adalah kumpulan dari berbagai kepercayaan dan atheis dimana kebijakan mereka tidak sepenuhnya berdasarkan kekristenan, tapi berdasarkan kepentingan politik dan ekonomi masyarakat mereka.

Secara global kita harus bisa jujur dan mengakui bahwa Muslim sulit menerima perbedaan dan selalu cenderung berontak dan ingin memaksakan ajarannya terhadap lingkungan sekitarnya. Kita selalu memanfaatkan dalil-dalik Alquran untuk membenarkan tindakan kekerasan kita. Mengayun-ayunkan pedang dan berteriak Allahuakbar dengan percaya diri, mengatasnamakan Islam dan Allah untuk menyingkirkan orang lain yang tidak sepaham dengan kita. Allah yang mana???

Lalu bagaimana orang lain bisa melihat keindahan Islam jika kita selalu memelihara kekerasan yang dibawa Islam Timur Tengah? Apakah ada dalil di Alquran yang melarang kita menjadi muslim yang humanis? Yang bisa toleran dan menerima perbedaan dengan lapang dada? Yang bisa hidup harmonis dengan kafir tanpa harus suudzon dan bisa saling memahami perbedaan yang ada?

Saatnya kita sebagai muslim harus lebih cerdas memahami semua ini, jangan sampai semakin banyak murtadin yang akan membongkar kebobrokan Islam dari dalam dan akhirnya kita akan mengejar mereka untuk dipancung kepalanya!

Duladi:
Sebenarnya muslim yang pinter tahu kalau ada yang tidak beres dengan Islam. Tapi karena "Islam" sudah telanjur mendarah daging pada dirinya sedari kecil, sulit baginya untuk lepas dari cengkeraman kebodohan ini. Mencari-cari alasan untuk membenarkan Islam tidak ada gunanya. Muslim sendiri bingung dengan agamanya, apalagi dengan umat lain yg kerap menjadi bulan-bulanan kekerasan Islam?


Sumber : Mengenal Islam
Share this article :

2 komentar:

  1. Mungkin tidak banyak orang yang betul-betul memahami Islam, terkadang hanya dari luar atau dari tingkah laku sebagian kecil umatnya. Kekerasan yang terjadi di beberapa negara Islam atau pemberontakan yang dilakukan oleh kaum minoritas Islam bukan disebabkan oleh ajaran Islam yang salah tetapi disebabkan oleh kesalahan dalam menangani konflik dan kesalahan dalam mengelola pemerintahan negara tersebut. Tidak ada hubungan sama sekali dengan ajaran Islam. Malah jika negara tersebut mau sedikit saja mengambil isi dalam ajaran Islam cara-cara menangani konflik, menurut saya kekerasan tersebut tidak akan terjadi.

    BalasHapus
  2. hehe ,,, yg punya blog ini benci banget kayaknya sama islam

    BalasHapus

Terjemahan

 
Copyright © 2011. Islam Dalam Fakta - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger