Headlines News :
Home » , » Sodomi Dihalalkan Allah Dan Rasulnya

Sodomi Dihalalkan Allah Dan Rasulnya

Written By Islam Dalam Fakta on Minggu, 21 April 2013 | 19.10

Di Pakistan, para Mullah terkenal sekali doyan melakukan pelecehan dan penyiksaan seksual terhadap anak². Setiap hari kita membaca berita seorang Mullah menyodomi muridnya yang belum tumbuh jenggot. Hal ini sangat biasa di Pakistan. Hampir setiap orang tahu apa yang biasa terjadi di Madrasah. Bahkan salah satu temanku pun hampir saja disodomi oleh uztadnya ketika dia sedang belajar menghafal Qur'an.

Tapi kenapa sih para Mullah ini melakukan hal ini? Apakah hal ini memang diharamkan Islam? Para Muslim balik keras teriak² mengecam sodomi, homoseksualitas, terutama di Eropa dan negara barat lainnya.

Para Mullah ini menyatakan bahwa masturbasi adalah haram. Melihat wanita yang bukan muhrimnya juga haram. Karena tidak punya istri dan tidak boleh masturbasi, maka jalan satu²nya melampiaskan berahi mereka adalah menyodomi murid²nya ajah. Ketika sedang membaca website Syiah, aku menemukan kenyataan bahwa akar sodomisasi di dunia Muslim ternyata terdapat dalam literatur dan sejarah Islam. Ini lhooo contoh² top kasus sodomisasi dari sejarah dan buku² sahih Sunni Islam.

Umar doyan sodomi dan Allah dipaksa untuk menghalalkan praktek sodomi dalam Qur’an. Hal ini jelas tampak dalam tulisan² berikut:
Jami al Tirmidhi, Bab al Tafsir, Volume 2, halaman 382, 'Ayat Hars'
Fathul Bari, Volume 8 halaman 191 Kitab Tafsir Ayat Hars
Gharab, al Qur'an Volume 3 halaman 249, Ayat Hars
Tafsir al Ibn Kathir, Volume 1, halaman 261
Fayl ai Lawathar, Volume 6, halaman 229
Tafsir Qurtubi, Volume 1, halaman 92, Ayat Hars

Mari kutip secara lengkap tulisan dari Jami al Tirmidhi [Bab al Tafsir, Vol. 2, hal. 382, 'Ayat Hars']:
Ibn Abbas narrates that Hadhrath Umar went before Rasulullah (s) and "Master I am destroyed!'. Rasulullah (s) asked 'what thing has destroyed you?'. Umar replied last night I had anal sex. Rasulullah (s) did not give a reply to Umar, then Allah (swt) sent down this revelation "Your wives are as a tilth unto you; so approach your tilth when or how ye will; the words 'kabool wa Dhabar' (the anus is accepted)"
terjemahan:
Ibn Abbas menceritakan bahwa Hadhrath Umar menemui Rasul Allâh dan berkata, ‘Tuan, aku anchoerz!’ Rasul Allâh bertanya, ‘Apa sih yang menghancurkanmu?’ Umar menjawab bahwa kemaren malam dia melakukan sodomi. Rasul Allâh tidak menjawab Umar, maka Allâh menurunkan wahyu “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki (Q 2:223); kata²nya adalah 'kabool wa Dhabar' (berarti ngeseks melalui anus adalah halal).”

Sama seperti babehnya (si Umar), Abdullah ibn Umar juga menganggap sodomi itu halal. Contohnya bisa kita lihat di tulisan Sunni Islam berikut:
Tafsir Durre Manthur, Volume 1, halaman 264, Ayat Hars
Tafsir Qasmi, Volume 2, halaman 220, oleh Jamaladeen Qasmi
Tafsir Qurtubi, halaman 92, Ayat Hars

Ini kutipan lengkap dari Tafsir Durre Manthur:
Traditions wherein Abdullah ibn Umar believed sodomy with women are well known and Sahih.
terjemahan:
Kebiasaan di mana Abdullah ibn Umar yakin sodomi dengan wanita biasa dilakukan dan Sahih.

Ulama Madina pun yakin bahwa sodomi adalah halal. Jika tak percaya, maka silakan periksa sumber² Sunni ini:
Fayl al Lawathar, Volume 6, halaman 154, Kitab Nikah, Bab Mut'ah
Tafsir Qasmi, Volume 2, halaman 223, Ayat Hars
Tafsir Ibn Katheer, Volume 1, halaman 262, Ayat Hars
Fathul Bari, Volume 8, halaman 191, Ayat Hars
Tafsir Mazhari, Volume 3, Halaman 19

Berikut adalah kutipan lengkap dari Fayl al Lawathar:
Imam Auzai stated of the Fatwas from Hijaaz that are famous, one fatwa is from the people of Makka is that is that they deem e d Mut'ah with women to be permissible, the other from the people of Madina, that sodomy with women is permissible.
terjemahan:
Imam Auzai menerangkan Fatwa² Hijaaz terkenal, dan salah satu fatwa dari masyarakat mekah menyatakan mereka yakin bahwa Mut’ah dengan wanita adalah halal, dan satu fatwa lain dari masyarakat Medina menyebutkan bahwa sodomi dengan wanita adalah halal.

Ibn Kathir dalam Tafsirnya juga menyatakan:
Pernyataan bahwa sodomi dengan wanita merupakan tindakan halal berasal dari hukum² Medina.

Para sahabat Nabi pun yakin bahwa sodomi itu halal. Mari baca Tafsir Qurtubi, volume 3, halaman 93, Ayat Hars:
Fatwas on the permissibility of sodomy with women Saeed bin Maseeb Nafi, ibn Umar, Muhammad bin Kab, Abdul Malik, Imam Malik, a large group amongst the Sahaba and Tabaeen deemed sodomy to be permissible.
terjemahan:
Fatwa² sodomi dengan wanita adalah halal. Saeed bin Maseeb Nafi, ibn Umar, Muhammad bin Kab, Abdul Malik, Imam Malik, kelompok besar yang terdiri dari para sahabat dan Tabain menganggap sodomi adalah halal.

Imam Sha'afi juga menganggap sodomi halal lhoo! Silakan baca tulisan² Sunni Islam ini:
Tafsir Durre Manthur, Volume 1, halaman 266, Ayat Hars
Tafsir Ruh al Ma'ani, halaman 125, Ayat Hars
Tafsir Ahkam al Qur'an, Volume 1, halaman 265
Tafsir Qasmi, Volume 2, halaman 228, Baqarah Verse 223
Al Mahzoorath halaman 268

Mari kita baca Tafsir Durre Manthur:
On sodomy with women, Imam Sha'afi no Sahih narration's have reached us from Rasulullah (s) as to whether it is halaal or haraam and logic suggests that this halaal.
terjemahan:
Tentang sodomi dengan wanita, Imam Sha'afi menyatakan tiada hadis sahih yang kami temukan dari Rasul Allâh yang menyatakan hal itu halal atau haram sehingga logikanya menyiratkan hal itu halal.

Imam of Ahl'ul Sunnah Abu Maleeka menasehatkan jika ‘sempit’ maka dibantu pake tongkat ajah! Kalo lo pada gak percaya, maka mari baca Tafsir Durre Manthur Ayat Hars:
Abu Maleeka was asked whether it was permissible to practise sodomy with women. He replied 'Last night I practised sodomy with my servant, penetration became difficult hence I sought the assistance of a stick.
terjemahan:
Abu Malika ditanyai apakah halal untuk melakukan sodomi dengan wanita. Dia menjawab, ‘Tadi malam aku menyodomi babuku, memasukinya jadi susah sehingga aku cari bantuan dengan menggunakan sebuah tongkat.

Imam Malik yakin sodomi dengan wanita adalah halal. Mari baca sumber² tulisan Sunni ini:
Ahkam al Qur'an, Volume 1, halaman 352, Ayat Hars
Tafsir Gharab al Qur'an, Volume 2, halaman 249, Ayat Hars
Tafsir Durre Manthur, Volume 1, halaman 111, Ayat Hars
Fathul Bari, Volume 8, halaman 190, Kitab Tafsir Ayat Hars

Dikutip langsung dari Ahkam al Qur’an:
Sahil asked Imam Malik 'is sodomy with women permissible? Imam Malik replied 'I just did this act and have just washed my sexual organs.
terjemahan:
Sahil bertanya pada Imam Malik apakah menyodomi wanita adalah halal? Imam Malik menjawab, ‘Aku baru saja melakukan hal itu dan baru saja mencuci alat kelaminku.’

Murid Imam Abu Hanifa yang terhormat yakni Ibn Mubarak ternyata adalah HOMOSEKS! Di 'Muhadarat al-'udaba', hal. 199, Chapter 1, "Al hada al Saani" dinyatakan:
Hakim Tabaristan made Abdullah bin Mubarak a Judge, who was addicted to the anus (Homosexual) he asked the Hakim 'Sir I need some men who can help you" Hakim sai, ‘I was aware of your need before this.’
terjemahan:
Hakim Tabaristan menunjuk Abdullah bin Mubarak sebagai Pemutus Hukuman, dan orang ini ketagihan ngeseks lewat anus (homoseksual). Dia bertanya pada Hakim, ‘Pak, aku butuh beberapa pria yang dapat menolongku.’ Hakim berkata, ‘Aku sudah tahu kebutuhanmu dari dulu.’

Islam Salaf menganggap sholat di belakang Imam homoseks halal. Mari baca Sahih al Bukhari, hal. 96, Kitab Bab ul Salaat, disampaikan oleh Zuhri [Sahih al-Bukhari, hal. 96, cetakan 1375 AH]:
The Imamate of a mukhanath at a time of necessity is Sahih.
terjemahan:
Melakukan sholat dipimpin oleh seorang imam homoseks di saat yang dibutuhkan adalah diperbolehkan.

Catatan: kata Arab "Mukhanath" berarti homoseks . Hadis ini dihilangkan dari versi Inggris Bukhari, tapi tetap ada di buku² hadis kuno bahasa Arab, yakni pada cetakan 1375 Hijri.

Jadi kupikir para Mullah yang melakukan sodomi terhadap anak² perempuan dan laki kecil tidaklah salah menurut Islam, karena dia hanya melakukan Sunnah Nabi dan para sahabat saja

Sumber: Mengenalislam
Share this article :

11 komentar:

  1. cepek deeech ... nulis aja loe ancur

    BalasHapus
  2. allah telah melaknat kaum luth yang sodomi. islam jelas melarang nya. anda jangan bikin fitnah. baca dan pelajari islam lebih dalam.

    BalasHapus
  3. hanya 1 agama yang diterima di sisi Allah, anak muda.
    yaitu ISLAM.
    kalo qm non islam, silahkan !
    tapi jgn sekali2 membuat fitnah dgn tulisan qm ini.
    memang setelah qm mati, qm mau sembunyi dimana lagi?
    Azab akan selalu mengikuti mu.

    aq muslim, dan aq mengutuk perbuatan qm ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. masa islam benar? kok dimana ada islam disitu kehancuran

      Hapus
  4. kamu bukan islam kan? memang kita sebagai umat manusia tidak boleh memaksakan kehendak kepercayaan kita tentang agama. namun tak ada salahnya untuk tidaak menjelek2 kan agama lain. kalau kamu ingin menunjukkan bahwa ajaran agamamu itu baik dan benar, maka tunjuk kanlah melalui sikap mu . jika memang agama mu benar baik. kenapa kamu tidak diajarkan untuk tidak menjelek jelekkan agama lain ?

    BalasHapus
  5. Apaan tuh volume2 dalam AL-QUR'AN ga ada kya gitu yg ada surah2 اللّهِ SWT yg suci, trus tu tafsir2 yg lo sebutin ga ada dlm AL-QUR'AN cari aja, sampe lo mati jg ga bakalan lo temuan
    Makanya klo ga tau ISLAM ga usah sotoy dan buat fitnah2 kotor kya gitu
    TOBAT lo secepatnya dan hargai agama lain !

    BalasHapus
  6. astagfirullah, kok ajaib bener orang ini ya.. dapet ilmu di kuburan apa di selokan pak..?
    skedar saya kasih tau ea , kami orang muslim lebih tau agama dari pada anda.. postingan kamu pasti menjadi dosa jariyah, kamu mati terus dosanya terus mengalir sampe kiamat.. makanya tobat broo.. gak usah fitnah,, allah maha tau dan maha mengetahui..... weeeekkkk

    BalasHapus
  7. Hahaha... Gila ni orang...

    BalasHapus
  8. Harusnya agama apapun mengajarkan tentang toleransi bukan "memfitnah"..sepertinya agama kamu itu yang pastinya bukan ISLAM patut diragukan krn mengajarkan suatu perbuatan yang ga baik yg pastiny salah satu sifat iblis yaitu memfitnah..hati-hati tuh..renungin lg dh ttg agama km itu kebenarannya..

    BalasHapus
  9. Yaelah, nganggur bgt lo jadi orang.
    Moga bisa survive yak kedepannya, dosa lo kebanyakan tuh

    BalasHapus

Terjemahan

 
Copyright © 2011. Islam Dalam Fakta - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger