Headlines News :
Home » , » Muhammad Pasti Dihukum Berjalan Miring

Muhammad Pasti Dihukum Berjalan Miring

Written By Islam Dalam Fakta on Selasa, 25 Desember 2012 | 19.44

Muhammad pasti dihukum berjalan miring oleh oloh swt karena tidak berlaku adil terhadap istri istrinya;tolol

hukuman bagi yg tidak adil berpoligami;di akhirat jalannya miring

Rasulullah shallallahu’alayhiwasallam bersabda: “Barang siapa memiliki dua istri, dan tidak berbuat adil di antara keduanya, maka dia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan separuh badannya miring” [HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah]


hadist panjang di bawah ini membuktikan bahwa muhammad tidaklan adil terhadap istri istrinya;dia lebih menyayangi aisyah dibandingkan yang lainnya

Volume 3, buku 47, nomor 755: 
dikisahkah oleh 'Urwa dari 'Aisha: 
Istri-istri rasul allah ada dalam dua kelompok. Kelompok yg satu terdiri dari 'Aisha, Hafsa, Safiyya dan Sauda; dan kelompok yg lainnya terdiri dari Um Salama dan istri-istri lainnya dari rasul allah. Para muslim tahu bahwa rasul allah mencintai 'Aisha, sehingga jika ada dari mereka mempunyai sebuah bingkisan dan ingin memberikannya kpd rasul allah, ia akan menundanya sampai rasul allah datang ke rumah 'Aisha dan kemudian ia akan mengirimkan hadiahnya kpd rasul allah di rumah 'Aisha. 

Kelompok dari Um Salama membahas hal ini bersama-sama dan memutuskan bahwa Um Salama sebaiknya meminta rasulullah memberitahu orang-orang untuk mengirimkan bingkisan mereka kepadanya ke rumah istri manapun yg sedang ia kunjungi. Um Salama memberitahu rasulallah apa yg telah mereka katakan, tapi dia tidak menanggapinya. Kemudian mereka (istri-istri tsb) bertanya kpd Um Salama mengenai hal tsb. Um Salama berkata, "Dia tidak berkata apapun kpd ku."
Mereka meminta Um Salama untuk berbicara kpdnya lagi. Um Salama berbicara kpdnya (muhammad) lagi pada waktu bertemu dgnnya pada harinya (hari Um Salama), tapi dia (muhammad) tidak memberi tanggapan. Waktu mereka (istri-istri) bertanya, ia (Um Salama) menjawab bahwa ia (muhammad) tidak memberi tanggapan. Mereka berkata kpdnya, "Bicara kpdnya sampai dia memberimu tanggapan." Waktu sampai gilirannya (hari Um Salama), ia berbicara kpdnya lagi. Kemudian dia (muhammad) berkata kpdnya, "Jgn sakiti aku mengenai 'Aisha, berhubung wahyu ilahi tidak datang kpdku di ranjang manapun kecuali ranjang 'Aisha." 

Terhadap itu Um Salama berkata, "Aku bertobat kpd allah krn telah menyakitimu." Kemudian kelompok Um Salama memanggil Fatima, anak perempuan rasul allah dan mengutusnya kpd rasul allah untuk berkata kpdnya, "Istri-istrimu meminta untuk memperlakukan mereka dan anak perempuan Abu Bakr dgn perlakuan yg sama." Kemudian Fatima menyampaikan pesan tersebut kpdnya. Sang rasul berkata, "Oh putriku! Tidak tahukah engkau siapa yg kucintai?" Fatima mengiyakan dan kembali lalu memberitahu mereka tentang situasi tersebut. 

Mereka memintanya untuk pergi kpdnya (muhammad) lagi tapi ia menolak. Mereka kemudian mengutus Zainab binti Jahsh yg kemudian pergi menemuinya dan menggunakan kata-kata keras berkata, "Istri-istrimu memintamu untuk memperlakukan mereka dan putri dari Ibn Abu Quhafa dgn perlakuan yg sama." Dalam hal itu ia (Zainab) meninggikan suaranya dan mencaci-maki 'Aisha dimukanya sedemikian rupa sehingga rasul allah memandang 'Aisha untuk melihat apakah ia akan membalas. 'Aisha mulai menanggapi Zainab sampai ia membungkamnya. Sang rasul kemudian memandang 'Aisha dan berkata, "Ia betul-betul putri dari Abu Bakr." 


Sumber : Murtadinkafirun
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Terjemahan

 
Copyright © 2011. Islam Dalam Fakta - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger