Headlines News :
Home » » Menjadi Pedofil Karena Hanya Mengikuti Ajaran Muhammad

Menjadi Pedofil Karena Hanya Mengikuti Ajaran Muhammad

Written By Islam Dalam Fakta on Minggu, 02 Juni 2013 | 20.14

Menjadi pedofil karena hanya mengikuti ajaran muhammad

Riyadh - Dinikahkan secara paksa dengan seorang kakek berusia 90 tahun, remaja Arab Saudi berusia 15 tahun nekat kabur. Anak perempuan ini kabur setelah mengurung diri di dalam kamar saat malam pertama.

Surat kabar setempat melaporkan, ABG ini mengurung diri di dalam kamar selama 2 hari sebelum akhirnya kabur ke rumah orangtuanya. Sang mempelai pria tidak terima dengan kaburnya sang mempelai wanita yang baru dinikahinya. Dia pun menuntut orangtua si gadis untuk mengembalikan uang mahar sebesar 64 ribu Real atau setara Rp 168 juta.

Bahkan si mempelai pria mencurigai adanya konspirasi dalam insiden ini. Kepada surat kabar setempat Al-Hayat, kakek yang tidak disebut namanya ini merasa telah ditipu.

"Saya merasa adanya konspirasi oleh ibunya terhadap saya. Saya akan mengajukan gugatan ke pengadilan dan meminta orangtuanya mengembalikan uang saya," tutur sang mempelai pria seperti dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (8/1/2013).

Terhadap kasus ini, sejumlah aktivis di Arab Saudi menyerukan kepada otoritas setempat untuk melakukan intervensi terhadap kasus ini. Mereka mendorong otoritas setempat untuk memastikan bahwa ABG yang berasal dari kota Jizan di sebelah selatan dekat perbatasan dengan Yaman, ini tidak dikembalikan kepada si mempelai pria.

"Mendesak otoritas setempat untuk segera melakukan intervensi demi menyelamatkan remaja ini dari bencana," ujar Suhaila Zain al-Abidin dari Komunitas HAM Nasional.

Diketahui bahwa Arab Saudi tidak memiliki batasan usia minimum dalam pernikahan. Namun baru-baru ini pemerintah Saudi pernah menyatakan, pihaknya tengah bekerja untuk menyusun peraturan yang melindungi 'keamanan gadis muda'. Hasil penelitian seorang dosen bernama Ali Abdul Rahman al-Roumi menunjukkan, lebih dari 5.000 gadis di bawah umur 14 tahun di Arab Saudi dipaksa menikah setiap tahunnya.
 
Sumber: Murtadinkafirun


 
Share this article :

8 komentar:

  1. Yah begitulah kenyataannya...
    Mau gimana lg atuh...

    BalasHapus

  2. B O dan T O L
    .

    BOTOL, hai krisetan, perayaan natal itu bukan ritual MUSLIM dan TIDAK PERLU ucapkan selamat pada kami atau sebaliknya karena itu adalah tradisi penyembah berhala paganis warisan Babilonia kuno ribuan tahun yang lalu
    BOTOL, yesus memang TIDAK lahir pada 25 desember, dan dipertegas oleh paus Benediktus bahwa itu memang keliru, sudah terlanjur kaya gitu tapi gengsi dan malu
    BOTOL, 25 desember itu adalah kelahiran Dewa Matahari MITRA, yang diadopsi umat kristen yaitu dan berasal dari PAGAN PERSIA
    BOTOL, kalian krisetan peringati natal padahal umat ADVENT, MORMON, KOPTIK dan YEHOVA, itu oleh mereka pesta yang tidak pernah dijadwal
    BOTOL, kalian pesta natal, padahal itu BUKAN HARI KELAHIRAN yesus yang benar dan itu semua memang tidak akan pernah bisa masuk akal
    BOTOL, umat kristen bilang walaupun SALAH TANGGAL, malah mereka terus ngeyel berkoar, skarang jawab kalian yang penting pesta natal walau tidak legal
    BOBOL, semuanya dipaksakan demi KRISETANISASI, padahal entelektuil tahu bahwa campur tangan penguasa gereja yang mengotori BIBLE banyak dikritisi
    BOTOL, yesus di SUNAT tapi kalian lelaki kristen TIDAK, padahal itu suatu keharusan, karena PAULUS yang melanggar hukum taurat sebagai aturan
    BOTOL, karena kalian kegereja bukan sabtu dihari SABBATH SABTU menurut hukum taurat tapi malah jadi hari MINGGU, karena paulus yang tidak mau . BOTOL, yesus itu cuma nabi, manusia UTUSAN dan dia secara letterlijk TIDAK PERNAH sama sekali menyebut dirinya minta disembah sebagai tuhan beneran
    BOTOL, yesus tidak hidup bermewah MEWAH, kalian malah ber hura hura .. wah !
    BOTOL, yesus TIDAK membatalkan HUKUM TAURAT malah bikin akurat, tapi justru paulus katanya hebat, malah merusaknya sampai bible sekarat
    BOTOL, yesus TIDAK PERNAH mengajarkan DOSA WARIS yaitu dosa adam yg harus ditebus, tapi PAULUS malah yang bikin mulus
    BOTOL, yesus ajarkan wudhu, berdoa, sujud, zakat dan PUASA, tapi paulus suruh NYANYI jingkrak jingkrak pakai musik buat kalian para domba, digereja
    BOTOL, yesus tidak melarang hukum PANCUNG dan RAJAM, nah karena masuknya surat dari PAULUS didalam bible malah sekarang jadi ditentang
    BOTOL, yesus mati di KAFANI kain lena oleh murid2nya yang asli, tapi kenapa krisetan kalau mati, justru dihiasi dengan PAKAIAN PENGANTIN biar aksi
    BOTOL, paulus MEMANIPULASI ajaran yesus, penguasa tahu itu kasus, biar bagus buat paulus waktu itu akhirnya kepalanya dipenggal sampai mampus
    BOTOL, yesus melarang makan DARAH, BABI dan MINUMAN KERAS, justru paulus malahan membolehkannya dengan tegas, jadi gimana sekarang yah !
    BOTOL, trinitas itu CONTEKAN Hymne PLATO dari Philo yang di ADOPSI penulis yohanes , terus disisipkan dalam bible biar kelihatan pantes, walau palsu gitu lho
    BOTOL, maka dari itu hai kalian kristenen jangan suka maksa maksa melakukan expansi pakai supermie, sekarang umat islam yang beriman sudah mulai grogi !
    BOTOL, mestinya kristenen berdoa dalam gereja dengan ruku, bersujud dengan khusyu, tapi malah nyanyi bersama walau dalam bible tidak ada hukumnya BOTOL, ternyata DOA BAPA KAMI yang diklaim sebagai sabda Yesus, ternyata doa sisipan (INSERSI) jadi namanya DOA PALSU bukan bikinan Yesus tapi yang mengkreasikan adalah para penulis bible, meniru tradisi agama di Mesir - kepada Osiris-Amon, dewa Mesir Kuno, dan juga ini dijumpai dalam liturgi FARISI - Yahudi
    BOTOL, kalian suka gembar gembor menghina Muhammad 50 tahun menikahi gadis Aisyah yg katanya masih dibawah umur, padahal YOSEF ato YUSUF si tukang kayu ketika menikahi MARIA yg waktu itu berumur 12-14 tahun, Yosef sudah berumur 90 (sembilan puluh) TAHUN, jadi menurut kalian yang PEDOFIL itu sebenarnya Muhammad ato YOSEF alias Yusuf suami Maria


    BalasHapus
  3. he he he muhamad memang pedopil

    BalasHapus
  4. Anda bisa membaca usia pernikahan Yusuf suami Mariam menikahi beliau di http://www.newadvent.org/cathen/08504a.htm..

    Pastikan anda membaca paragraph di Bab marriage…”A year after his wife’s death, as the priests announced through Judea that they wished to find in the tribe of Juda a respectable man to espouse Mary, then twelve to fourteen years of age (12-14 tahun) Joseph, who was at the time ninety (90) years old, went up to Jerusalem among the candidates”

    teman..ketahuilah..Tidak selayaknya menilai kesucian seseorang hanya karena seseorang menikahi wanita muda…Tidak layak bagi anda mengingkari Kenabian Muhammad sholallahu alaihi wassalam hanya karena berkumpul dengan Aisyah yang berumur 9 tahun..sementara di saat yang sama ALKITAB anda mengatakan Yusuf menikahi Maria di usia 90 TAHUN sementara Mariam adalah wanita berumur 12 tahun…sekitar kelas 6 SD..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang pernah terdapat sebuah tradisi Yahudi dimana perempuan dinikahkan saat usia masih sangat muda antara usia 3 sampai 12 tahun. Namun tradisi tersebut muncul pada komunitas Yahudi Ashkenazi pada Abad Pertengahan dan itupun terjadi di Eropa: http://en.wikipedia.org/wiki/Child_marriage#European_Judaism

      Padahal jelas kedua orangtua Yesus hidup pada awal abad Masehi yang tentunya jauh sebelum Abad Pertengahan.

      Maka dari itu mari kita buktikan bahwa Maria tidaklah menikah pada usia dini berdasarkan pada dasar Alkitab karena dengan pernyataan mengenai tidak adanya bukti disebutkannya usia kedua orangtua Yesus sendiri pun masih belum meruntuhkan mengenai pernyataan tersebut.

      Seperti yang diketahui banyak orang bahwa setelah Maria menerima kabar dari malaikat Gabriel, Maria pun mengunjungi saudaranya yakni Elisabeth. Kemudian Maria pun menyatakan suatu pernyataan pujian kepada Tuhan.
      Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." (Lukas 1:46-55)
      Apakah perkataan tersebut terlihat seperti perkataan Maria masih berusia dini ? Apakah seseorang yang masih berusia demikian sudah dapat berkata sehebat itu ? Tentu tidak bukan.

      Akan tetapi bagaimana dengan Yusuf yang dikatakan pula berusia sangat tua yakni 90 tahun. Tentunya meskipun Maria dapat dibuktian tidak berusia dini namun tuduhan terhadap Yusuf tersebut tetaplah bertahan dan malah lebih mirip seperti kisah Siti Nurbaya bukan ?

      Maka dari itu pembuktian tak berjalan sampai disini saja. Seperti yang diketahui bahwa ketika diberitahukan mengenai mengandungnya Maria, sikap Yusuf seperti berikut ini.
      Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. (Matius 1:18-19)
      Dari sikap Yusuf tersebut amat terlihat sekali bahwa Yusuf tak ada bedanya dengan orang-orang yang masih bertunangan lainnya dan demikian pula dengan usianya.

      Lagipula disebutkan pula bahwa Yusuf adalah seorang tukang kayu. Jika Yusuf memang berusia seperti yang dituduhkan, kenapa pula dalam Alkitab dikatakan masih menjadi tukang kayu. Seseorang yang berusia renta tentunya sudah tidak akan bekerja lagi dan hidup dengan penghasilan dari ketika masih berusia produktif, bukan ?

      Terakhir, ada gosip bahwa pernyataan ini juga terdapat di dalam Ensiklopedia Katolik dan Injil Thomas serta diimani pula oleh umat Katolik. Hal ini sangatlah tidak benar karena pada kedua sumber tersebut tidak pernah diketemukan hal mengenai pernyataan ini dan tentu saja tidak pernah diimani oleh umat Katolik karena buktinya penggambaran Bunda Maria dengan bayi Yesus pun selalu digambarkan Bunda Maria sebagai wanita dewasa dan bukannya gadis usia dini. Bukankah begitu ?

      Hapus
    2. Memang pernah terdapat sebuah tradisi Yahudi dimana perempuan dinikahkan saat usia masih sangat muda antara usia 3 sampai 12 tahun. Namun tradisi tersebut muncul pada komunitas Yahudi Ashkenazi pada Abad Pertengahan dan itupun terjadi di Eropa: http://en.wikipedia.org/wiki/Child_marriage#European_Judaism

      Padahal jelas kedua orangtua Yesus hidup pada awal abad Masehi yang tentunya jauh sebelum Abad Pertengahan.

      Maka dari itu mari kita buktikan bahwa Maria tidaklah menikah pada usia dini berdasarkan pada dasar Alkitab karena dengan pernyataan mengenai tidak adanya bukti disebutkannya usia kedua orangtua Yesus sendiri pun masih belum meruntuhkan mengenai pernyataan tersebut.

      Seperti yang diketahui banyak orang bahwa setelah Maria menerima kabar dari malaikat Gabriel, Maria pun mengunjungi saudaranya yakni Elisabeth. Kemudian Maria pun menyatakan suatu pernyataan pujian kepada Tuhan.
      Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." (Lukas 1:46-55)
      Apakah perkataan tersebut terlihat seperti perkataan Maria masih berusia dini ? Apakah seseorang yang masih berusia demikian sudah dapat berkata sehebat itu ? Tentu tidak bukan.

      Akan tetapi bagaimana dengan Yusuf yang dikatakan pula berusia sangat tua yakni 90 tahun. Tentunya meskipun Maria dapat dibuktian tidak berusia dini namun tuduhan terhadap Yusuf tersebut tetaplah bertahan dan malah lebih mirip seperti kisah Siti Nurbaya bukan ?

      Maka dari itu pembuktian tak berjalan sampai disini saja. Seperti yang diketahui bahwa ketika diberitahukan mengenai mengandungnya Maria, sikap Yusuf seperti berikut ini.
      Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. (Matius 1:18-19)
      Dari sikap Yusuf tersebut amat terlihat sekali bahwa Yusuf tak ada bedanya dengan orang-orang yang masih bertunangan lainnya dan demikian pula dengan usianya.

      Lagipula disebutkan pula bahwa Yusuf adalah seorang tukang kayu. Jika Yusuf memang berusia seperti yang dituduhkan, kenapa pula dalam Alkitab dikatakan masih menjadi tukang kayu. Seseorang yang berusia renta tentunya sudah tidak akan bekerja lagi dan hidup dengan penghasilan dari ketika masih berusia produktif, bukan ?

      Terakhir, ada gosip bahwa pernyataan ini juga terdapat di dalam Ensiklopedia Katolik dan Injil Thomas serta diimani pula oleh umat Katolik. Hal ini sangatlah tidak benar karena pada kedua sumber tersebut tidak pernah diketemukan hal mengenai pernyataan ini dan tentu saja tidak pernah diimani oleh umat Katolik karena buktinya penggambaran Bunda Maria dengan bayi Yesus pun selalu digambarkan Bunda Maria sebagai wanita dewasa dan bukannya gadis usia dini. Bukankah begitu ?

      Hapus
    3. Seperti yang diketahui banyak orang bahwa setelah Maria menerima kabar dari malaikat Gabriel, Maria pun mengunjungi saudaranya yakni Elisabeth. Kemudian Maria pun menyatakan suatu pernyataan pujian kepada Tuhan.
      Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." (Lukas 1:46-55)
      Apakah perkataan tersebut terlihat seperti perkataan Maria masih berusia dini ? Apakah seseorang yang masih berusia demikian sudah dapat berkata sehebat itu ? Tentu tidak bukan.

      Akan tetapi bagaimana dengan Yusuf yang dikatakan pula berusia sangat tua yakni 90 tahun. Tentunya meskipun Maria dapat dibuktian tidak berusia dini namun tuduhan terhadap Yusuf tersebut tetaplah bertahan dan malah lebih mirip seperti kisah Siti Nurbaya bukan ?

      Maka dari itu pembuktian tak berjalan sampai disini saja. Seperti yang diketahui bahwa ketika diberitahukan mengenai mengandungnya Maria, sikap Yusuf seperti berikut ini.
      Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. (Matius 1:18-19)
      Dari sikap Yusuf tersebut amat terlihat sekali bahwa Yusuf tak ada bedanya dengan orang-orang yang masih bertunangan lainnya dan demikian pula dengan usianya.

      Lagipula disebutkan pula bahwa Yusuf adalah seorang tukang kayu. Jika Yusuf memang berusia seperti yang dituduhkan, kenapa pula dalam Alkitab dikatakan masih menjadi tukang kayu. Seseorang yang berusia renta tentunya sudah tidak akan bekerja lagi dan hidup dengan penghasilan dari ketika masih berusia produktif, bukan ?

      Terakhir, ada gosip bahwa pernyataan ini juga terdapat di dalam Ensiklopedia Katolik dan Injil Thomas serta diimani pula oleh umat Katolik. Hal ini sangatlah tidak benar karena pada kedua sumber tersebut tidak pernah diketemukan hal mengenai pernyataan ini dan tentu saja tidak pernah diimani oleh umat Katolik karena buktinya penggambaran Bunda Maria dengan bayi Yesus pun selalu digambarkan Bunda Maria sebagai wanita dewasa dan bukannya gadis usia dini. Bukankah begitu ?

      Hapus

Terjemahan

 
Copyright © 2011. Islam Dalam Fakta - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger